Berikut ini adalah Makalah Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Etnomatematika Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk Siswa SMP.
File Word:
https://drive.google.com/file/d/10NZGslJwWc9-tsXE__fQHNkQVmfCXyrX/view?usp=sharing
File PDF:
https://drive.google.com/file/d/1W1s-tTt7GWjqlGtiaoOYSyusaP64fkVP/view?usp=sharing
Rabu, 22 Mei 2019
Gambar/Objek Etnomatematika Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Berikut ini adalah gambar/objek etnomatematika Ngayogyakarta Hadiningrat.
File Word:
https://drive.google.com/file/d/1h7mlN26A6cHG6XvKg4_AbvAZ4CoBZM79/view?usp=sharing
File PDF:
https://drive.google.com/file/d/17_DPPPIkq_5g9b3ROrS6ALb8F36_PJrI/view?usp=sharing
File Word:
https://drive.google.com/file/d/1h7mlN26A6cHG6XvKg4_AbvAZ4CoBZM79/view?usp=sharing
File PDF:
https://drive.google.com/file/d/17_DPPPIkq_5g9b3ROrS6ALb8F36_PJrI/view?usp=sharing
LKS berbasis Etnomatematika Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Berikut ini adalah LKS materi Keliling dan Luas segiempat berbasis Etnomatematika Keraton Ngayogyakarta untuk SMP
File Word:
https://drive.google.com/file/d/196tD-OMzA3aOORPbpqquRr7IkQeO-umh/view?usp=sharingFile Word:
File PDF:
https://drive.google.com/file/d/1ctI7rNHqEPVBZnSieF_ily26MwTTnc0b/view?usp=sharing
RPP berbasis Etnomatematika Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Berikut ini adalah RPP materi Keliling dan luas segiempat berbasis Etnomatematika Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk SMP
File Word:
https://drive.google.com/file/d/1HNfAOgNvsLzWVDa-Jrb9Ps5S57pjBFDt/view?usp=sharing
File PDF:
https://drive.google.com/file/d/1bEswD3IkUB0a4K4IVrPTtcG7gR8EYbx7/view?usp=sharing
File Word:
https://drive.google.com/file/d/1HNfAOgNvsLzWVDa-Jrb9Ps5S57pjBFDt/view?usp=sharing
File PDF:
https://drive.google.com/file/d/1bEswD3IkUB0a4K4IVrPTtcG7gR8EYbx7/view?usp=sharing
Sabtu, 17 Oktober 2015
BUNDA TERESA
Bunda Teresa. Semua orang mungkin mengenanya. Teruta mereka yang beragama Katolik. Mungkin penganut agama-agama yang lain tidak begitu mengenalnya. Aku hanya membaca artikel tentang beliau, dan dengan begitu kebetulan, namaku sedikit mirip dengan-Nya.
Aku menyukai-Nya ketika aku pertama kali membaca artikel tentang-Nya saat SD. Karena kemiripan nama kami, aku mencari tau tentang Bunda Teresa. Dan siapa sangka bahwa aku menyukainya dan ingin berperilaku seperti dia (walaupun aku bukan suster wakkakwkwkw)
Aku tak mengenalnya dengan baik. Aku hanya mendengar tentang-Nya. Tapi aku merasa senang membaca kisah hidupnya..
Konon bunda Teresa memandikan anak gelandangan ditepi sungai Gangga. Ia melihat ada keluarga yang sedang bertengkar, saling berteriak.
Ia berpaling ke murid2nya dan bertanya: "Kenapa orang suka saling berteriak kalau sedang marah?" Tanya bunda Teresa.
Salah satu menjawab: "Karena kehilangan sabar, kita berteriak."
"Tetapi, kenapa harus berteriak pada orang yang ada di sebelahmu? Kan, pesannya bisa juga sampai dengan cara halus?" tanya
Murid2 saling adu jawaban namun tidak ada satu yang mereka sepakati.
Akhirnya sang bunda bertutur: "Bila 2 orang bermarahan, hati mereka sangat menjauh. Untuk dapat menempuh jarak yang jauh itu, mereka harus berteriak agar terdengar. Semakin marah, semakin keras teriakan karena jarak ke 2 hati pun semakin jauh."
"Apa yang terjadi saat 2 insan jatuh cinta?" lanjutnya.
"Mereka tidak berteriak pada 1 sama lain. Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan. Jarak antara ke 2 hati tidak ada atau sangat dekat."
"Mereka tidak berteriak pada 1 sama lain. Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan. Jarak antara ke 2 hati tidak ada atau sangat dekat."
Setelah merenung sejenak, ia meneruskan. "Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yang terjadi? Mereka tidak lagi bicara. Hanya berbisikan dan saling mendekat dalam kasih-sayang. Akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi berbisikan. Mereka cukup saling memandang. Itu saja. Sedekat itulah 2 insan yang saling mengasihi."
Bunda Teresa memandangi murid2nya dan mengingatkan dengan lembut: "Jika terjadi pertengkaran, jangan biarkan hati menjauh. Jangan ucapkan perkataan yang membuat hati kian menjauh. Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak lagi bisa ditempuh."...
Rabu, 19 November 2014
Manfaat Narkoba Untuk Medis 1. Penggunaan Narkotika dalam Bidang Kedokteran (a) Kokain digunakan sebagai penekan rasa sakit dikulit, digunakan untuk anestesi (bius) khususnyauntuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan. (b) Kodein merupakan analgesik lemah. Kekuatannya sekitar 1/12 dari morfin. Oleh karena itu, kodein tidak digunakan sebagai analgesik, tetapi sebagai anti batuk yang kuat. (c) Morfin adalah hasil olahan dari opium atau candu mentah. Morfin mempunyai rasa pahit, berbentuk tepung halus berwarna putih atau cairan berwarna putih. Morfin, terutama digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri yang hebat yang tidak dapat diobati dengan analgetik non narkotika. Apabila rasa nyeri makin hebat maka dosis yang digunakan juga makin tinggi. Semua analgetik narkotika dapat menimbulkan adiksi (ketagihan). Morfin juga digunakan untuk mengurangi rasa tegang pada penderita yang akan dioperasi. (d) Heroin adalah obat bius yang sangat mudah membuat seseorang kecanduan karena efeknya sangat kuat. Obat ini bisa ditemukan dalam bentuk pil, bubuk, dan juga dalam bentuk cairan. Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan sering disalahgunakan orang. Heroin disebut juga putaw. (e) Methadone, saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opium. Antagonis opioid (analgetik narkotika) telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid dan digunakan sebagai analgesia bagi penderita rasa nyeri. (f) Meperidin (sering juga disebut petidin, demerol, atau dolantin), digunakan sebagai analgesia.Obat ini efektif untuk diare. Daya kerja meperidin lebih pendek dari morfin 2) Penggunaan Psikotropika Dalam Bidang Kedokteran Penggunaan obat-obat yang tergolong psikotropika dalam bidang kesehatan antara lain: a) Asam barbiturat (pentobarbital dan secobarbitol) sering digunakan untuk menghilangkan cemas sebelum operasi (obat penenang) b) Amfetamin (dan turunannya), digunakan untuk mengurangi depresi, kecanduan alkohol, mengobati parkinson kegemukan, keracunan zat tertentu, menambah kewaspadaan, menghilangkan rasa kantuk dan lelah, menambah keyakinan diri dan konsentarsi 3) Penggunaan Zat Adiktif dalam Bidang Kedokteran. a) Pada dosis tertentu, nikotin yang terdapat pada rokok dapat digunakan sebagai obat untuk memulihkan ingatan seseorang. Hal ini karena nikotin dapat merangsang sensor penerima rangsangan di otak. b) Alkohol dapat membunuh kuman penyakit, sehingga biasanya digunakan untuk membersihkan alat-alat kedokteran pada proses sterilisasi.
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Zat Stimulan
Zat Stimulan
A. Zat Stimulan
Stimulan adalah zat yang merangsang sistim saraf pusat sehingga mempercepat proses proses dalam tubuh, seperti meningkatnya detak jantung, pernapasan dan tekanan darah. Stimulan dapat membuat orang lebih siaga dan menyembunyikan kelelahan.
Stimulan menaikkan kegiatan sistem saraf simpatetik, sistem saraf pusat (CNS) atau keduanya sekaligus. Beberapa stimulan meghasilkan sensasi kegirangan yang berlebihan, khususnya jenis-jenis yang memberi pengaruh pada CNS. Stimulan digunakan dalam terapi untuk menaikkan atau memelihara kewaspadaan, menjadi penawar rasa lelah juga memperbaiki kemampuan berkonsentrasi bagi orang- orang yang didiagnosus sulit memusatkan perhatian (terutama ADHD).
Berdasarkan efek yang terjadi pada tubuh orang yang mengkonsumsi stimulan, ada 2 jenis yaitu:
a) Obat yang bersifat stimulansia sedang :
- Kafein dalam Kopi
- Nikotin dalam tembakau
- Ephedrin yang digunakan untuk mengobati asma dan bronkitis
b) Obat yang bersifat stimulansia kuat :
- Kokain
- Amfetamin
- Ektasi
- Tablet diet seperti Duromine
Obat-obat tersebut yang termasuk dalam kelompok ini digolongankan ke dalam jenis obat terlarang karena mengakibatkan pengguna menjadi orang yang bersifat dan berkelakuan melawan hukum dan ketagihan
- Saat mengkonsumsi stimulan, Stimulan akan diserap dalam tubuh (darah), diiringi dengan pelepasan Adrenalin dan pemblokade-an hormone insulin. Adrenalin lebih dikenal sebagai hormon “Fight or Flight”. Efek dari kerja adrenalin, detak jantung yang sangat cepat, meningkatnya tekanan darah, tarikan nafas yang berat dan cepat.
Saat Adrenalin dilepas tubuh kita pun akan melepaskan cadangan glukosa ke dalam darah. Kemudian, insulin akan memerintahkan sel tubuh untuk menyerap kelebihan glukosa dalam darah. Efek ini sering disebut sebagai hyperglycaemic, yaitu tingginya kadar gula dalam darah. Inilah alasan kenapa saat mengkonsumsi, seseorang tidak merasa lapar dan akan tahan untuk tidak makan selama berjam-jam. Lebih banyak dijumpai pengguna yang berbadan kurus dibandingkan pengguna yang kelebihan berat badan.
Dalam jangka panjang, Stimulan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, mengakibatkan si pengguna, walaupun sudah lama berhenti mengkonsumsi, sangat rentan terhadap serangan jantung dan stroke. Ini sebagai akibat dari rusaknya pembuluh arteri dalam darah, yang salah satu fungsinya, mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.
Di dalam otak, sebagai respon terhadap Stimulan, otak akan memerintahkan tubuh untuk membuat zat endorphin lebih banyak lagi. Endorphin adalah senyawa protein yang lebih tepat disebut sebagai body’s natural pain killer. Struktur kimia Endorphin tidaklah jauh berbeda dengan painkiller kelas atas seperti morphine. Endorhpin dapat membuat seseorang merasa relaks dan euphoria.
- Ketergantungan
- Insomnia
- Kehilangan nafsu makan
- Tekanan darah tinggi
- Sakit perut
- Kematian
- Rasa lelah
- Perasaan terganggu
- Sakit kepala
Stimulan adalah zat yang dapat meningkatkan kerja organ-organ tubuh manusia namun juga dapat menimbulkan efek negatif jika digunakan secara berlebihan.Misalnya penurunan berat badan, kerusakan syaraf hingga kematian.
Pemakaian zat ini (Kokain dan Amfetamin) biasanya karena mengharapkan efek euphoria, menimbulkan rasa percaya diri, memperbaiki penampilan misalnya pada artis yang naik pentas, mengurangi rasa lelah, mengurangi rasa ngantuk dan rasa lapar.
- 1. KAFEIN
- 2. ROKOK
Efek negatif dari beberapa bahan kimia yang berasal dari rokok adalah sebagai berikut :
a) Karbon monoksida (CO) .
- Zat ini merupakan gas yang sangat beracun.
- Gas karbon monoksida mudah terikat pada hemoglobin, sehingga mengurangi kemampuan darah mengikat oksigen dan membuat jantung akan bekerja lebih keras.
- Keracunan gas CO dapat menyebabkan kematian.
b) PAH, dapat menyebabkan kanker.
c) Tar dan resin
- Suatu cairan berwarna kuning kecoklatan.Keduanya dapat menumpuk dan mengganggu kerja paru-paru.
- Sekitar 30 jenis senyawa yang terdapat dalam tar dapat menyebabkan kanker.
- Tar dan resin juga dapat membuat sistim pernapasan teriritasi, sehingga sesak napas.
d) Nikotin
- Bersifat racun. Zat inilah yang menyebabkan adiksi dalam rokok.
- Nikotin dapat menstimulan susunan saraf pusat.
- Kadar nikotin dalam sebatang rokok berkisar antara 1% sampai 4%.Sedangkan kadar nikotin yang masuk ke paru-parau sekitar 0,25 mg dari setiap batang rokok yang di hisap.
- Dosis fatal nikotin pada manusia adalah 60 mg.
- 3. KOKAIN
Zat kokain pada tanaman koka dipisahkan dari daunnya, sehingga didapat suatu kristal berwarna putih.Penyalah gunaan pemakaiannya dapat dengan cara ditelan, disedot melalui hidung, disuntik atau dihisap melalui rokok. Kokain tergolong stimulan susunan saraf pusat. Pada dosis rendah, dapat melambatkan denyut jantung, tetapi pada dosis tinggi dapat meningkatkan denyut jantung sehingga tekanan darah naik.
Penyalahgunaan pemakaian kokain, dapat menimbulkan :
- Eksitasi ( perasaan senang sekali).
- Kesadaran yang berkabut.
- Pernapasan tidak teratur, kejang dan tremor.
- Pupil melebar, denyut nadi bertambah cepat, tekana darah naik ,rasa cemas dan ketakutan
- Kokain dimetabolisasi secara cepat oleh hati , sehingga toletansi cepat terjadi.
Akhir abad ke 19, para ahli farmasi berhasil menemukan struktur kimiaepinefrin (adrenalin), yaitu suatu zat yang secara alami sudah ada dalam tubuh untuk menghadapi stress dalam hidup.Setelah penemuan tersebut, ratusan zat yang berkhasiat mirip diantaranya amfetamin, berhasil disintesa.Beberapa diantaranya dimanfaatkan dalam bidang kedokteran,tetapi lebih banyak yang disalahgunakan
Amfetamin juga dikenal dengan nama speed, uppers, whiz atau sulfat.Contoh obat-obat penenang yang mengandung amfetamin adalah Ecstacy dan shabu-shabu (SS).
Penggunaan amfetamin dalam bidang kesehatan adalah :
- Untuk pengobatan terapi depresi ringan.
- Parkinsonisme (penyakit akibat benturan dikepala terus menerus)
- Skizofrenia (gila)
- Hipotensi (tekanan darah tinggi)
Penyalah gunaan amfetamin yang tidak berdasarkan petunjuk kesehatan :
- Sebagai dopping, yaitu meningkatkan prestasi dalam pertandingan olah raga secara tidak sah.
- Untuk mengurangi berat badan karena dapat menghilangkan rasa lapar.
- Untuk meningkatkan ketahanan fisik dalam bekerja.
- Untuk menghilangkan rasa kantuk sehingga sering digunakan oleh pengemudi jarak jauh
Bila dipakai terus-menerus, amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan fisik dengan gejala rasa lelah, apatis (sikap tak peduli), depresi, rasa nyeri pada seluruh tubuh, gerakan motorik lamban, hipersomnia (tidur terus) dan banyak mimpi.
Intervensi utama utama dalam menangani para nyalahguna obat-obatan adalah detoksifikasi atau menghentikan penggunaan obat tersebut. Seseorang yang mabuk karena amfetamin dapat disadarkan dengan pemberian sejenis fenotiazin dalam dosis yang tepat. Fenotiazin adalah jenis obat-obatan yang biasa digunakan untuk menangani skizofrenia. Detoksifikasi ini merupakan cara pertama dan termudah dalam menangani pecandu atau penyalahguna obat-obatan. Terdapat dua pendekatan dalam menangani penyalahguna obat, yaitu biologis dan psikologis.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengurangi simtom-simtom putus zat dan mungkin juga menyerang basis fisik kecanduan kokain, misalnya dua eksperimen double blind, meskipun belum menemukan hasil yang memuaskan. Selain itu ditemukan bahwa imipramin (tofranil) dapat membantu mengurangi depresi pada para penyalahguna kokain, namun hal itu tidak dapat membantu pasien berhenti menggunakan kokain. Sementara itu desipramin memberikan hasil yang lebih baik. Obat lain, klonidin, suatu obat anti hipertensi, dapat mengurangi gejala putus berbagai macam obat yang menimbulkan kecanduan, termasuk kokain (Baumgartner & Rowen, 1987 dalan Davison dkk, 2006). Selain itu, bromokriptin dapat mengurangi ketagihan dengan menghentikan penurunan kadar dopamin.
Pada penanganan psikologis, digunakan beberapa terapi untuk menangani penyalah guna obat dan seringkali dikombinasikan dengan penanganan biologis. Penggunaan desipramin baik dilakukan untuk pasien dengan tingkat ketergantungan rendah, sementara itu penanganan cognitif-behavior cukup efektif dilakukan pada tingkat ketergantungan berat sehingga menunjukkan bahwa aspek-aspek psikologis juga penting untuk dilakukan terhadap pengguna obat-obatan. Para pengguna kokain juga dapat diajari berbagai strategi coping terhadap ketagihan atau pelatihan pencegahan kekambuhan. Selain menggunakan terapi cognitif-behavior, cara lain yang digunakan adalah menggunakan token ekonomi. Sebuah hadiah diberikan untuk pasien bila tidak menggunakan kokain.
Langganan:
Postingan (Atom)
JENIS PENELITIAN KUALITATIF - PENJELASAN GRUNDED THEORY DAN CONTOHNYA
JENIS-JENIS PENELITIAN KUALITATIF Terdapat beberapa jenis-jenis penelitian kualitatif yaitu Naratif, Studi Kasus, Fenomenologi, Grounde...
-
Bunga Dandelion – Indah, Cantik dan Penuh Arti Bunga Dandelion – Indah, Cantik dan Penuh Arti Hidup akan terasa sangat berharga, saa...
-
Berikut ini adalah LKS materi Keliling dan Luas segiempat berbasis Etnomatematika Keraton Ngayogyakarta untuk SMP File Word: https://driv...